Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mahal Sewa Apartemen, Pria Lajang Jepang Hidup di Warnet

Mahal Sewa Apartemen, Pria Lajang Jepang Hidup di Warnet

Mahal Sewa Apartemen, Pria Lajang Jepang Hidup di Warnet - Mahalnya biaya hidup di Jepang membuat mereka mesti berusaha keras supaya dapat membeli semua kebutuhan. Walau semua sarana ada, namun tingginya harga buat mereka yang berupah rendah tidak dapat menggapainya.

Upah yang pas-pasan membuat mereka mesti memutar otak supaya dapat menabung serta memenuhi biaya hidup sehari-hari. Seperti ditulis dari boingboingnet, beberapa pria lajang di Jepang menyiasati bahwa dengan tinggal di warnet lebih murah dibanding menyewa rumah maupun apartemen.

Menurut mereka dengan menyewa warnet semalam sangatlah lebih murah dibandingkan menyewa suatu apartemen. Terlebih mereka hanya perlu tempat untuk tidur dan tersedia sarana computer untuk merampungkan pekerjaan sekaligus hiburan seperti game atau menonton film.

Mereka mengakui tidak pusing dengan berbagai tagihan baik sewa maupun listrik dan air. Dengan bilik kecil di warnet mereka juga menyamankan diri untuk melepas penat untuk bersiap di esok paginya.

Tinggal di warnet telah menjadi tren pada pertengahan 2000-an, dan yang memiliki warnet juga tidak keberatan biliknya jadi rumah. Uniknya, problema ini nyatanya menarik minat suatu production house untuk membuat film dokumentari. Film berjudul Net Cafe Refugees ini menyoroti beberapa pekerja terutama di distrik Fukuda yang memilih tinggal di warnet untuk menghemat pengeluaran.

Post a Comment for "Mahal Sewa Apartemen, Pria Lajang Jepang Hidup di Warnet"