Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Seorang perawat di Inggris membunuhi pasiennya

chua 
Victorino Chua, 49 tahun, divonis bersalah oleh pengadilan Kamis 18 Mei dengan dakwaan membunuh dua pasien dan meracuni lebih dari 20 lainnya di sebuah rumah sakit di Manchester, Inggris.
Tracey Arden, 44 tahun, dan Derek Weaver, 83 tahun, meninggal di rumah sakit Stepping Hill di Stockport, Manchester, karena teracuni oleh larutan insulin dalam larutan garam yang dengan sengaja dimasukkan Chua ke sana.
Adapun hukuman atasnya baru akan diumumkan pada hari Selasa 19 Mei.
Chua, warga negara Filipina, juga didakwa meracuni pasien yang kebanyakan orang tua dengan penyakit yang kompleks.
Ini dilakukannya di dua bangsal berbeda, antara Juni 2011 dan Januari 2012. Chua sendiri sempat ditahan polisi dua kali, yaitu pada bulan Januari 2012 dan Maret 2014.
Pada masa di antara dua selang waktu itu, ia sempat 'mengubah taktik', dengan cara mensabotase resep, menggandakan atau melipat-tigakan dosis.

'Surat pengakuan'

Di antara barang bukti yang ditemukan oleh jaksa, terdapat sepucuk surat pengakuan yang ditulis oleh Chua sendiri. Di surat itu Chua menulis bahwa ia adalah "seorang malaikat yang berubah menjadi sosok jahat" dan "ada setan di dalam diriku" dan membawa sesuatu yang akan "dibawanya hingga ke liang kubur".

Jaksa berpendapat Chua memutuskan untuk menimpakan rasa frustrasi pribadi kepada para pasien "untuk sebab yang hanya ia ketahui sendiri". Setelah berundung selama 11 hari, dewan juri Pengadilan Manchester memutuskan bahwa Chua bersalah telah membunuh dua pasiennya dan meracuni beberapa pasien lainnya.

Chua dinyatakan bersalah untuk total 33 dakwaan yang terdiri dari dua dakwaan pembunuhan, 22 dakwaan percobaan menyakiti orang lain, satu dakwaan menyakiti orang lain, tujuh dakwaan usaha meracuni, dan satu dakwaan meracuni orang lain.

Pengacara Chua mengatakan kliennya tetap mengaku tidak bersalah dan sedang memikirkan untuk melakukan banding terhadap putusan ini. Polisi Manchester menyatakan kasus ini merupakan yang terbesar selama satu dekade belakangan untuk wilayah mereka.



(sumber)

Post a Comment for "Seorang perawat di Inggris membunuhi pasiennya"